23 Maret 2009

Petani Impian

Senang rasanya membayangkan hal-hal yang luar biasa yang bisa kita raih suatu hari nanti. Ada banyak hal yang sepertinya yang ingin kita lakukan untuk diri kita sendiri, keluarga maupun masyarakat sekitar kita. Dengan impian manusia, begitulah katanya dunia ini terus bertahan. Lihat saja orang yang hidupnya dipenuhi impian-impian tentang hari esok yang lebih baik...
Hidupnya penuh semangat dan antusias...
Dia tidak hanya sekedar bermimpi, tapi benar-benar membangun taman impiannya itu mulai dari mempersiapkan dirinya agar menjadi "Petani Impian" yang lebih baik, mempelajari lahan tempat taman impiannya akan dibangun, dia haus akan pengetahuan bagaimana cara membangun taman impiannya...
Untuk menjadi Petani Impian yang lebih baik, dia mulai dari dirinya, dia belajar Ilmu Diri, dia coba kenali dirinya, apa potensinya.. sampai akhirnya dia tahu di persimpangan mana ia sudah saat ini berada.. kemana dia harus melangkah lebih dulu.. bahkan sekarang dia tahu, ternyata banyak sekali pola pikir, sikap hidup, pergaulannya yang menghambat dia mencapai impiannya...
Banyak hal yang dilakukan dalam hidupnya yang manfaat dari kegiatan tersebut, kesenangannya, hanya untuk hari itu saja...
Sekarang dia telah siap untuk membangun impiannya... taman impiannya sendiri...
Bukan taman impian yang telah disiapkan oleh orangtuanya, juga bukan taman impian om dan tantenya...
Dia ingat sekarang.. beberapa teman yang dia ikuti gaya hidup enak dan santainya ternyata sudah ada jatah taman impian dari famili-familinya...
Sudah saatnya untuk menguji semua pengetahuan yang dimilikinya tentang Menabur Benih Impian dan kemudian menuainya... Lahan sekarang sudah di depan mata.. semua peralatan sudah disiapkan dan dia sudah mempelajari bagaimana menggunakan alat-alat tersebut.. dia juga yakin.. dengan semakin sering dia gunakan alat-alat ini.. dia pasti akan semakin mahir.. bahkan kalau perlu mengembangkan alat bertani sendiri...
Urutan suskes-sukses kecil sudah terbayang di matanya... fokusnya jelas.. termasuk apa yang harus dikerjakan dan efek atas setiap pekerjaan tersebut...
Oh ya, dia juga pernah mendengar beberapa Petani Impian lain yang gagal.. namun dia juga pernah mendengar tentang Petani-petani Impian yang telah berhasil membangun Taman Impian mereka...
Dia mengerti membangun taman ada resiko perubahan musim, hama dan lain-lain.. namun dengan pasrah berpangku tangan... lebih beresiko lagi...
Tapi dia tidak akan pernah tahu apakah dia akan berhasil membangun Taman Impiannya atau tidak sampai dia benar-benra bertindak membangunnya... karena dia juga mengerti.. kebanyakan ketakutan hanya ada dalam pikiran....
Dia sangat menghormati para Petani Impian yang masih terus berjuang membangun Taman Impiannya.. tapi tidak kepada Petani Impian yang telah menyerah dan sekarang membuat barisan dipinggir ladang sambil bersorak-sorak bahwa Taman Impian tidak mungkin dibangun...
Dari Petani Impian mereka berubah menjadi Pencuri Impian...
Cobalah sebutkan mimpi-mimpi anda pada teman anda, anda akan segera tahu; dia seorang Petani Impian atau Pencuri Impian...
Berapa kali mimpi anda telah dicuri orang?
Lebih buruk lagi, ada orang yang mensabotase impiannya sendiri..!

17 Maret 2009

RT-22 : Notulen Maret 2009

TANGGAL 8 MARET 2009
WAKTU : 20.00 – 21.35 WIB

DI BLOK B - 7 (BPK. TJETJEP ERVAN S.)
Hasil informasi untuk persiapan tanah makam bagi warga perumahan Grand Rose adalah sebagai berikut :
  • Apabila warga dimakamkan di TPU DELTA PRALOYO ASRI, Lingkar Timur maka setiap jiwa yang dimakamkan dikenai biaya Rp 1.200.000,00/3 tahun. Fasilitas yang diberikan adalah papan tlisik, penggali kubur, nisan, dan modin di lokasi pemakaman. (informasi ini didapatkan dari petugas penjaga makam disana yaitu Bapak Maryono).
  • Apabila warga dimakamkan di Desa Kemiri, maka warga Grand Rose harus membeli tanah makam di Desa Kemiri terlebih dahulu. Prakiraan harga pembelian tanah makam pada kisaran Rp 130.000 – 150.000/m2. Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan maka proses pembelian tanah makam akan dimediasi oleh pihak desa/kelurahan/pejabat yang berwenang. Untuk itulah pengurus RT bersepakat untuk meminta kejelasan dari Developer tentang janji penyediaan tanah makam bagi warga Grand Rose.
  • Guna mempersiapkan keadaan yang tak terduga dan mendadak
    (mis: meninggalnya salah satu warga) maka peserta rapat bersepakat untuk membentuk RUKEM (Rukun Kematian). Tugas rukun kematian diantaranya adalah perawatan jenazah (memandikan, mengkafani, menshalatkan), pembelian kain kafan, menyantuni keluarga yang kena musibah, dll. Untuk perawatan jenazah, pengurus RT akan berkoordinasi dengan pihak desa/masjid untuk diadakan Pelatihan Perawatan Jenazah.
  • Sehubungan dengan telah terbentuknya RW baru yaitu RW 06 per tanggal 16 November 2008, sekaligus menindaklanjuti hasil pertemuan I pengurus RW 06, maka seluruh RT yang bernaung dibawah koordinasi RW 06 dikenakan IURAN SEBESAR RP 1.000,- (seribu rupiah) PER KEPALA KELUARGA (KK). Iuran ini akan diserahkan ke Bendahara RW 06 (Bpk. Wisudanto, SE.,MM. - Perum Graha Kuncara Eksekutif). Iuran ke RW 06 ini akan diambilkan dari kas RT 22.
MENGETUK KEBESARAN HATI WARGA RT 22 PERUMAHAN GRAND ROSE REGENCY yang belum secara konsisten dan berkomitmen penuh dalam :
  • MENYALAKAN LAMPU PENERANGAN JALAN DI DEPAN RUMAHNYA MASING-MASING mulai pukul 18.00 – 04.30 WIB. Apabila memang ditemukan ada masalah dalam hal instalasi kelistrikan (korsleting, dll) di IRT (Instalasi Rumah Tangga) maka pengurus RT siap membantu.
  • MEMINDAHKAN TANAMAN YANG DITANAM DI JALAN PAVING PERUMAHAN KE DALAM POT.
  • MEMINDAHKAN/MEMBERSIHKAN SISA-SISA MATERIAL BANGUNAN yang lama sudah tidak dipergunakan lagi, dan diletakkan di jalan paving perumahan (meski itu di depan rumahnya masing-masing) lebih dari 3 bulan berturut-turut.
  • KERJA BAKTI RUTIN warga yang pertama akan diadakan pada hari Kamis - 26 Maret 2009. Dimulai pukul 06.00 WIB. Fokus pembersihan adalah saluran air. Tim Kerja Bakti akan dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok Utara, Tengah, dan Selatan. Dimohon peran serta semua warga dalam kerja bakti tersebut.
NB:
Kami mohon dengan hormat, notulen ini disimpan dengan baik sebagai alat pengingatmasing-masing warga di Lingkungan Grand Rose Regency.

RW 6 - Notulen Maret 2009

TANGGAL 9 MARET 2009 - WAKTU : 20.00 – 21.20 WIB

DI KUNCARA EKSEKUTIF AP – 10 (BPK. NICK LALA’AR.)

  1. Rapat dihadiri 6 orang dari 14 undangan yang diedarkan.

  1. Sehubungan dengan telah terbentuknya RW baru yaitu RW 06 per tanggal 16 November 2008, sekaligus menindaklanjuti hasil pertemuan I pengurus RW 06, maka seluruh RT yang bernaung dibawah koordinasi RW 06 dikenakan IURAN SEBESAR RP 1.000,- (seribu rupiah) PER KEPALA KELUARGA (KK). Iuran ini akan diserahkan ke Bendahara RW 06 (BPK. WISUDANTO, SE, MM. - Perum Graha Kuncara Eksekutif).

  1. Sehubungan dengan beban biaya yang semakin meningkat dalam pengelolaan di lingkungan RW 6, dan tidak mungkin semua biaya itu selalu dibebankan ke warga, maka pengurus mulai memikirkan ADANYA TEROBOSAN BARU DALAM PENGGALIAN DANA. Diantaranya adalah munculnya sebuah wacana tentang pengelolaan sampah domestik (sampah rumah tangga) untuk dijadikan pupuk dan handycraft serta penanaman tanaman berbuah (misal: mangga gadung) yang buahnya dapat dijual dan hasilnya untuk kas RW. Kita dapat belajar dari beberapa RW di wilayah Rungkut Alang-Alang dan Pagesangan Surabaya yang sudah 3 tahun tidak menarik iuran lagi ke warganya.

  1. Telah terpilih ketua PKK RW 6 yang pertama yaitu IBU RIYANTO. Akan ada pertemuan lanjutan untuk pembentukan pengurus PKK baru di lingkungan RW 6.

  1. Pengurus RW 6 akan membuat surat yang diujukan kepada Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Sidoarjo tentang letak tempat sampah di jalan desa Kemiri yang keberadaannya sangat mengganggu warga sekitar. Bau yang ditimbulkan (apalagi waktu musim hujan) dan penataan yang terkesan amburadul sangat mengganggu lingkungan. Sebagai tambahan informasi ke warga, bahwa tempat sampah tersebut menjadi lokasi pembuangan sampah bukan hanya warga kemiri saja tapi juga warga dari desa Bluru Kidul dan Desa Siwalan Panji.

  1. LAPORAN KEUANGAN : Saldo kas RW 6 Desa Kemiri per tanggal 16 Januari adalah Rp 199.715,-


NB:

Kami mohon dengan hormat, notulen ini disimpan dengan baik sebagai alat pengingat masing-masing warga di Lingkungan RW 6 Desa Kemiri.

Download Via Ziddu


11 Maret 2009

RT 22 - Notulen Rapat Warga 14 Februari 2009

DI BLOK B - 01A
(BPK. TATOK HARDIANTO, S.T.)

WAKTU : 19.45 – 20.50 WIB



  1. Pengurus RT 22 diminta peserta rapat UNTUK SEGERA MENGURUS proses pembelian Tanah Makam bagi warga Grand Rose Regency yang menginginkannya.
  2. Sehubungan dengan telah terbentuknya RW baru yaitu RW 06 per tanggal 16 November 2008, sekaligus menindaklanjuti hasil pertemuan I pengurus RW 06, maka seluruh RT yang bernaung dibawah koordinasi RW 06 dikenakan IURAN SEBESAR RP 1.000,- (seribu rupiah) PER KEPALA KELUARGA (KK). Iuran ini akan diserahkan ke Bendahara RW 06 (Bpk. Wisudanto, SE.,MM - Perum Graha Kuncara Eksekutif). Iuran ke RW 06 ini akan diambilkan dari kas RT 22.
  3. MENGETUK KEBESARAN HATI WARGA RT 22 PERUMAHAN GRAND ROSE REGENCY yang belum secara konsisten dan berkomitmen penuh dalam :
  • MENYALAKAN LAMPU PENERANGAN JALAN DI DEPAN RUMAHNYA MASING-MASING mulai pukul 18.00 – 04.30 WIB. Apabila memang ditemukan ada masalah dalam hal instalasi kelistrikan (korsleting, dll) di IRT (Instalasi Rumah Tangga) maka pengurus RT siap membantu.
  • MEMINDAHKAN TANAMAN YANG DITANAM DI JALAN PAVING PERUMAHAN KE DALAM POT.
  • MEMINDAHKAN / MEMBERSIHKAN SISA-SISA MATERIAL BANGUNAN yang lama sudah tidak dipergunakan lagi, dan diletakkan di jalan paving perumahan (meski itu di depan rumahnya masing-masing) lebih dari 3 bulan berturut-turut.
  1. Sie Pembangunan dan Lingkungan Hidup (Koord. Bp. Fauzan) mengagendakan bahwa kerja bakti I dimulai bulan Maret 2009. Mengenai teknis dan agenda pelaksanaan, menunggu informasi dari Sie Pembangunan & Lingkungan Hidup.
  2. Untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan Perumahan Grand Rose Regency maka peserta rapat bersepakat MENOLAK DAN AKAN MEMBERSIHKAN PENEMPELAN PAMFLET/BROSUR/FLYER/STIKER CALEG DAN PARPOL di tempat umum (tiang listrik, pos keamanan) pada wilayah Grand Rose Regency.
NB:
Kami mohon dengan hormat, notulen ini disimpan dengan baik sebagai alat pengingat masing-masing warga Perumahan Grand Rose Regency.