Tampilkan postingan dengan label tanah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tanah. Tampilkan semua postingan

11 April 2009

RT 22 - Notulen 10 April 2009

DI BLOK A - 15
WAKTU : 19.50 – 21.35 WIB
(BPK. ARIEF GUNAWAN, S.H.,M.M.)


  1. Pengurus RT dalam persiapan mencari data-data pendukung guna pembuatan angket meminta pendapat warga tentang perlu/tidak penyediaan tanah makam. Hal ini dikarenakan warga Grand Rose Regency belum mendapatkan kepastian dari pihak developer tentang ketersediaan tanah makam. Dalam persiapan ini pengurus akan meminta kejelasan dari developer tentang JANJI PENYEDIAAN TANAH MAKAM BAGI WARGA GRAND ROSE REGENCY.
  2. Bagi warga yang SEDANG/AKAN merenovasi kediamannya (rumah), dimohon dengan hormat agar PENGADUKAN CAMPURAN SEMEN DAN PASIR TIDAK LANGSUNG KE PAVINGSTONE JALAN PERUMAHAN namun dilandasi dengan alas (berupa triplek, dlsb). Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kondisi kerapian, kebersihan dan keindahan pavingstone jalan perumahan.
  3. Selamat datang untuk warga baru di perumahan Grand Rose Regency yaitu BAPAK SUPARI (blok A-14), BAPAK IMRON ARIEF (blok B-11), BAPAK NOKI ARWANTO (blok A-8). Semoga tali silaturahmi dan keguyuban antar warga perumahan Grand Rose Regency terjalin semakin erat. Amin.
  4. Pada dasarnya, hasil musyawarah warga yang telah disepakati bersama oleh seluruh peserta musyawarah, yang kemudian dituangkan ke dalam selembar kertas bernama notulen SUDAH SEPATUTNYA DAN SEPANTASNYA UNTUK DIJUNJUNG TINGGI BERUPA TINDAKAN–TINDAKAN YANG MEMATUHI HASIL MUSYAWARAH TERSEBUT. Namun bagi warga Grand Rose Regency yang MERASA KEBERATAN/ADA KETERPAKSAAN/MERASA DITEKAN-TEKAN dengan hasil musyawarah warga tersebut, dapat ikut berperan aktif (dengan menghadiri pertemuan dan mengeluarkan keberatan/uneg2nya) dalam musyawarah yang diadakan setiap bulan. Atau kalau tidak ada waktu/sibuk dapat MENULISKAN ITEM-ITEM KEBERATANNYA disertai dengan nama terang beserta blok rumahnya kemudian mengirimkan surat keberatan tersebut ke pengurus RT 22 Grand Rose Regency. Penghargaan pada nilai2 musyawarah untuk mencapai mufakat lebih kami hargai, dan hal ini jauh lebih baik daripada keberatan-keberatan terhadap hasil musyawarah warga dibicarakan di luar forum yang tersedia (forum musyawarah warga). Bila warga sendiri saja sudah tidak mau menjunjung tinggi hasil musyawarah, siapa lagi yang kita harapkan? Lalu apa manfaatnya musyawarah yang diadakan setiap bulan untuk membahas berbagai masalah yang timbul tapi tidak ada tindak lanjut berupa perbuatan? Vox Populi Vox Dei (suara orang banyak adalah suara tuhan).

    NB:
    Kami mohon dengan hormat, NOTULEN INI DISIMPAN DENGAN BAIK sebagai alat pengingat masing-masing warga di Lingkungan Grand Rose Regency.